gbr

Selasa, 23 Februari 2016

On 00.13 by Aceh Tenggara   No comments
Wakil Bupati Aceh Tenggara, H Ali Basrah, ketika menyampaikan kata arahan dan bimbingan dalam kegitan Safari Maghrib dan sekaligus  penyerahkan bantuan dana  pembangunan masjid jamik Babussalam Desa Prapat Hulu, Kutacane Jum’at (12/2) Website/Riki Hamdani
BABUSSALAM (WEBSITE AGARA) : Dalam rangka safari maghrib yang menjadi program kerja Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mengembangkan bidang keagamaan pada Jum’at (12/2) mengunjungi salah satu Masjid Jamik Babussalam di Desa Prapat Hulu.
            Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Aceh Tenggara, H Ali Basrah, menyerahkan secara simbolis bantuan pembangunan Masjid Jamik Babussalam yang tengah memugar sarana wudhu masjid senilai Rp 50 juta kepada Panitia Pembangunan Masjid tersebut.

            Acara yang digelar sesaat usai shalat maghrib dihadiri  warga setempat yang juga jamaah maghrib,sambutan pengurus yang juga  salah  ulama karismatik dari Desa Prapat Hulu, Ustadz H M Abbas Lc Kepada WA menyatakan apresiasinya  kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, sudah berkunjung dan menyempatkan  diri untuk berkunjung ke masjid Babussalam, Alhamdulillah pemda yang yang diwakili H Ali Basrah, pada kunjungan ini membawa dana pembangunan pembangunan masjid kebanggaan warga perapat hulu, semoga niat baik ini akan mendapat ridho dari Allah,Swt Amin.

            Seperti diketahui sambung Ustadz Abbas, bahwa saat ini pemugaran sarana wudhu masjid ini tengah dilakukan, sedikitnya dibutuhkan dana Rp 80 juta, mengingat fasilitas wudhu yang lama sudah tidak layak lagi untuk kita gunakan, timpalnya.

            Sambutannya Wakil Bupati Aceh Tenggara, H Ali Basrah, dalam kesempatan itu mengatakan “ ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dalam rangka mengembangkan bidang keagamaan, khususnya syiar agama islam.

            Secara pribadi, guna menambah bantuan pembangunan masjid , saya dan keluarga (Ali Basrah-red), juga menyumbang Rp 10 juta dan mendorong masih ada lagi donasi lain guna memenuhi kebutuhan dana dalam perampungan dana pembangunan tersebut, tandasnya.

            Di lain sisi sambung Wakil Bupati Agara menambahkan “diminta kepada jajaran perangkat Desa guna ikut berpartisipasi dalam mengembangkan bidang keagamaan ini, peran orang tua juga dibutuhkan agar dapat mengarahkan anak-anak mereka mau belajar mengaji di masjid ini.

            Apalagi program dari Dinas Syariat Islam yang sudah merekrut Guru Berantas buta aksara Al Qur-an dan Guru Tilawatil Qur’an di 60 Desa di Aceh Tenggara wajib kita mendukungnya, Insya Allah Pemda  akan secepatnya menganggarkan di APBK-Agara 2016 dan akan menyalurkan honor guru ngaji di setiap desa sebesar Rp 500 ribu/bulannya, jelas Ali Basrah.

            Program lain yang bergulir akan kita salurkan lagi  honor Imam Masjid desa, yang rencananya Pemkab Agara memberikan honor senilai Rp 400 ribu /bulan, yang nantinya ini akan dikelola di bawah naungan UPTD Khusus Masjid Agung At Taqwa Kutacane kata Ali basrah mengakhiri.(WA-03)


Reaksi:

0 komentar: