gbr

Kamis, 14 April 2016

On 15.34 by Aceh Tenggara in    No comments
Meja siswi yang bolong - Armentoni Munthe 

Badar (Website Agara) Banyak siswa dan siswi SMP N 1 Badar saat ini, belajar dengan meja bolong dan kursi tanpa tempat bersandar, sementara disekolah ini siswanya banyak meraih prestasi di tingkat Kabupaten,bahkan sampai ke tingkat propinsi.
          Berdasarkan pantauan langsung WS ke sejumlah ruangan kelas bersama Kepala Sekolah SMPN1 Badar Indra Gunawan S.Pd, Selasa (12/4) memang ternyata faktanya, banyak sekali terlihat bangku (kursi) siswa yang tidak memiliki tempat sandaran, banyak meja yang dipasang siku penopang agar tidak goyang dan roboh.
          Bahkan yang paling menyedihkan, banyak meja para siswa dan siswi yang bolong, demikian juga nampak banyak sekali dalam satu ruangan kelas itu, meja yang tidak seragam yang kondisinya cukup memprihatinkan sekali, padahal sekolah ini termasuk sekolah pavorit di Kabupaten Aceh Tenggara.
          Seperti halnya dengan meja yang di tempati Fahrur Rozi Maulana di kelas 9, tampak mejanya bolong dan memang sudah tidak layak di pakai lagi untuk proses belajar mengajar di sekolah, demikian juga halnya dengan meja yang ditempati Cut Nadia Santi dan Muji Maulana teman kelas lainnya, yang terlihat bolong dan memang tidak pantas lagi untuk di pergunakan.
          Fahrur Rozi Maulana saat di minta pendapatnya terkait bolongnya meja yang ia tempati, kepada WS ia menuturkan, “kalaulah bisa pak mohon meja kami ini supaya di ganti, karena saat mau menulis sangat susah pak, kalau salah letak malah buku saya yang masuk ke meja kata Fahrur Rozi polos”.
          Hal senada juga disampaikan kedua temannya tadi, yang pada intinya menginginkan meja dan kursi baru, supaya mereka bisa tenang dan serius dalam mengikuti pelajaran di sekolah.
Sementara itu Kepala Sekolah SMP N 1 Badar Indra Gunawan S.Pd kepada WS Selasa (12/4)di ruang kerjanya menuturkan, sesuai kemampuan sekolah, beginilah upaya yang bisa kami lakukan, terhadap mobiler (kursi dan meja) siswa yang ada saat ini, bangku yang rusak kami perbaiki, demikian juga halnya dengan meja supaya tidak goyang dan bisa di pakai anak anak kami buatkan siku penyangganya, yang bolong bolong kami tempel dengan bekas bekas meja yang rusak, agar bisa di fungsikan walaupun belum semuanya ungkap Indra sedikit sedih.
Kami harus bekerja keras untuk membenahi sekolah kita ini sejak dari awal, masalah mobilernya termasuk masalah papan tulis, tatanan di setiap ruangan, tamannya kini sudah mulai terlihat Asri, termasuk masalah kebersihan lingkungan sekolah ini jelas Indra, yang baru 7 bulan di angkat menjadi kepala sekolah di SMPN 1 Badar itu.
Terkait masalah fasilitas sekolah yang paling mendesak saat ini Indra juga menjelaskan, kami sangat menginginkan mobiler sekolah untuk siswa, dan sudah kita sampaikan usulan ke Dinas supaya dibantu mobiler untuk 8 rombel, ini paling minim ujarnya.
Disamping itu lanjutnya lagi, kita butuh juga tambahan MCK, saat ini kita punya hanya 2 MCK untuk 710 siswa  dan siswi, ini memang belum memadai, kemudian kita juga sudah usul untuk perbaikan mushalla, lapangan paping block dan media pembelajaran computer.
Juga untuk peningkatan mutu pendidikan di sekolah ini, kita juga  sangat membutuhkan bimbingan konseling (BK) 2 orang kalau ada dan juga guru bidang study ICT sebut Indra Gunawan yang memiliki lokasi sekolah, panjang 118 m X 60 m  dan memiliki dewan guru sebagai staf pengajar sebanyak 43 orang PNS, 8 honor dan 15 pegawai itu.

Menyinggung keberhasilan atau prestasi yang sudah dicapai sekolahnya Indra juga menjelaskan, yang akademik juara 1 Olimpiade Sains Nasional mata pelajaran matematika tingkat SMP kabupaten Aceh Tenggara tahun 2016, yang kemudian diperlombkan di tingkat propinsi, Juara III Olimpiade Sains Nasional mata pelajaran IPS tingkat SMP kabupaten Aceh Tenggara tahun 2016.

Kemudian prestasi Non Akademik juara 1 tenis meja tingkat SMP sekabupaten Aceh Tenggara dan juara II atletik tk SMP sekabupaten Aceh Tenggara pungkas Indra Gunawan yang sekolahnya  memiliki 22 rombel itu.

Semoga Pemerintah khususnya Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Aceh Tenggara secepatnya merealisasikan usulan yang disampaikan pihak SMP N 1 Badar itu termasuk kepada seluruh sekolah sekolah yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara ini, demi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Aceh Tenggara kearah yang lebih baik lagi(WS-02)







Reaksi:

0 komentar: