gbr

Kamis, 26 Mei 2016

On 11.54 by Aceh Tenggara in    No comments
Pantai Barat, Badar (WEB-Agara): Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Tenggara pada tahun ini akan fokus di peningkatan sarana dan prasarana budidaya ikan air tawar dan pengembangan benih unggul ikan lele.

Demikian disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Kegiatan ini di Diskan Agara, Suhada, SPi, ketika ditemui WEB-Agara, Rabu (25/5), di ruang kerjanya, menurutnya lagi, program ini bakal menggunakan sumber dana DAK tahun 2016 ini.

Untuk program peningkatan saran dan prasaran budidaya ikan air tawar ini dipusatkan pada pembangunan saluran kolam di daerah kawasan minapolitan dan di area penyangga minapolitan tersebut.

Yang dipusatkan berada di 6 Desa dalam 4 Kecamatan di Aceh Tenggara, antara lain Desa Kisam, Kecamatan Lawe Sumukh, Desa Kute Bantil, Desa Kandang Mbelang, Kecamatan Lawe Bulan, Kute Rambe, di Kecamatan Lawe Sumukh, Desa Kuta Batu I ada di Kecamatan Lawe Alas, dan Desa Khutung Mbelang, Kecamatan Deleng Pokhison.

Seperti diketahui, kawasan minapolitan merupakan program nasional yang bertujuan menjadi kawasan pusat pengembangan atau sentral penghasil ikan air tawar di Aceh Tenggara, terang Alumnus S1 Fakultas Perikanan ini.

Sedangkan pengembangan benih ikan lele unggulan diutamakan pada pembangunan kolam pendederan ikan lele di lokasi Balai Benih Ikan (BBI) yang ada di komplek perkantoran Dinas Perikanan kita, rincinya.

Selain itu juga kita alokasikan guna merehab berat kolam muara di BBI ini yang saat ini kondisinya cukup memprihatinkan jauh dari kata layak, padahal peran kolam muara sangat vital demi keberlangsungan proses pembenihan ikan ini.

Jelas tujuan dari pembenihan ikan lele unggulan ini yakni guna menekan pasokan benih ikan lele yang selama ini kita masih mengharapkan dari luar Kutacane, jika sudah berjalan hal itu tidak akan terjadi lagi, para pembudi daya ikan lele kita dapat membelinya langsung di Balai Benih Ikan ini nantinya, tandas Suhada.

Hal senada juga diakui Kadis Perikanan Agara, Ir Khalidah, MMA, terpisah kepada WEB-Agara, membenarkan dua kegiatan yang saat ini menjadi fokus pihak Diskan Agara, "Insya Allah kegiatan tersebut akan berakhir dalam tahun ini juga, katanya.

Usulan kegiatan ini murni dari usulan masyarakat Aceh Tenggara yang kita himpun pada saat Musrenbang tahun 2015 lalu, makanya ini harus kita realisasikan pada tahun ini juga agar pengembangan kawasan mina politan sebagai program nasional dapat kita sukseskan bersama, akui Khalidah.(WA-03)

Teks foto :
1.     Foto insert PPK Diskan Agara, kegiatan DAK tahun 2016, Suhada, SPi, ketika dijepret Riki Hamdani//Kutacane.
Reaksi:

0 komentar: