gbr

Kamis, 26 Mei 2016

On 11.45 by Aceh Tenggara in    No comments
Mandala, Babusalam (WEB Agara): Dianggap pelatihan manasik haji bahagian dari bekal ilmu buat calon jam'ah haji di tanah suci nantinya, untuk itu Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara diminta kembali menggelar pelatihan Manasik Haji.

Pasalnya, banyak sekali manfaat yang bisa dipetik dari pelatihan manasik haji tersebut, diyakini berbagai persoalan yang bakal dihadapi para calhaj setiap tahunnya pasti mengalami perubahan ketika musim haji tiba, jadi perlu rasanya pembekalan yang permanen bagi calhaj di Aceh Tenggara.

Hal ini dikatakan Kasi Haji & Umroh dari Kementerian Agama Kutacane, Amon Yadi, SSosi, ketika ditemui WEB-Agara, Rabu (25/5), di ruang kerjanya, bayangkan sudah empat tahun terakhir ini, Pemkab Agara tidak lagi menggelar pelatihan Manasik Haji yang sebelumnya rutin digelar setiap tahunnya.

Praktis, para calhaj kita hanya mendapatkan pelatihan manasik haji hanya dari pihak Kementerian Agama Kutacane, itupun terpaksa dilakukan hanya dalam tempo tiga hari saja kurun waktu empat tahun belakangan ini, mengingat terbatasnya anggaran pihak Kemenag Kutacane, rinci Amon Yadi.

Mau tidak mau, para jam'ah calhaj kita anjurkan lebih mendalaminya dan mencari informasi seputar haji secara otodidak, artinya mereka berupaya mencari dan mempelajarinya swadaya sendiri, tandasnya.

Padahal, seperti kita ketahui bersama Pemkab Agara juga memberikan apresiasi bagi jam'ah calhaj kita berupa ditanggungnya biaya antar transportasi Medan-Banda Aceh, kan alangkah baiknya juga dianggarkan untuk pelatihan Manasik Haji setiap tahunnya, harap Amon Yadi.

Karena begitu pentingnya pembekalan manasik haji bagi calhaj kita, kalau bisa pemkab bisa memperpanjang waktu pelaksanaan manasik haji sekurang-kurang satu minggu lamanya agar calhaj lebih dapat menyerap segala sesuatu dan informasi seputar haji ketika implementasinya, ini semua demi kebaikan para calhaj kita menuju haji yang mabrur, pungkas Amon Yadi.(WA-03)

Teks foto: 
1.     Foto insert Kasi Haji & Umroh Kemenag Kutacane, Amon Yadi, SSosi, ketika dijepret Riki Hamdani//Kutacane.
Reaksi:

0 komentar: