gbr

Kamis, 15 September 2016

On 21.06 by Aceh Tenggara in    1 comment
Mandala(Web-Agara)
Adat adalah komponen yang sangat penting dalam masyarakat, karena segala kegiatan kesenian dan budaya, semuanya di atur melalui adat yang tidak bertentangan dengan agama.

Demikian hal itu disampaikan Bupati Aceh Tenggara Ir. H. Hasanuddin B. MM dalam sambutannya pada acara Pengukuhan Pengurus Majelis Adat Aceh(MAA) Kabupaten Aceh Tenggara periode 2016-2019 yang berlangsung di Oproom Setdakab Kamis (15/9).

Dikatakan, seperti pepatah orang alas(suku asli Aceh Tenggara) “Geluh ni kandung Adat, mate ni kandung hukum yang bermakna hidup dalam adat, ketika mati harus dengan hukum islam, dengan kata lain adat harus bersinergi dengan agama ungkap Hasanuddin.
          
Dengan di kukuhkannya kepengurusan MAA yang baru ini, diharapkan dapat menjadi rujukan masyarakat dalam menjalankan aturan dan qanun adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari, jelas Hasanuddin yang juga sebagai pemangku adat tertinggi di kabupaten Aceh Tenggara itu.

Dalam kesempatan itu Bupati Hasanuddin, mengucapkan selamat  bekerja kepada M. Tahir selaku ketua  MAA yang baru beserta seluruh anggota yang dikukuhkan, semoga dapat bekerja dengan baik dan maju, mampu bekerja sama   dengan DPRK dalam pembuatan qanun dan aturan lainya tentang adat tegas Bupati Hasanuddin. 

Dalam kesempatan tersebut Hadir, Ketua DPRK Aceh Tenggara Irwandi Desky SP, Dandim 0108 Letkol Inf. Yudiono S.Ag , Kapolres AKBP. Eddy Bastari M.Si,Ka SKPK,pers dan sejumlah undangan lainnya(WS-02).



**Photo Bupati Ir.H.Hasanuddin B MM saat mengukuhkan Pengurus MAA Kabupaten Aceh Tenggara periode 2016-2019 di Oproom Setdakab Kamis(15/9)(WS-02)
Reaksi:

1 komentar:

Khairu Nisa mengatakan...

Assalamu'alaikum, berhubung ini merupakan web resmi Agara, Saya ingin bertanya mengenai kelanjutan beasiswa keberangkatan yang hingga kini belum terealisasikan, mengingat akhir tahun sudah Tutup Buku?? Harap tanggapannya 😊
Terimakasih