gbr

Kamis, 17 Maret 2016

On 13.09 by Aceh Tenggara   No comments
Fhoto : Kabag Tapem Drs Muhammad Riduan  Dalam Memberikan Arahan - Armentoni Munthe
Natam (Agara Website)
 Kabag Pemerintahan Setdakab Aceh Tenggara Drs Muhammad Riduan mengatakan, pemilihan ini bukanlah akhir dari segalanya, hanya saja ini akhir dari demokrasi pemilihan pengulu kute Natam, artinya setelah pemilihan ini selesailah pro sana dan pro sini, siapapun yang terpilih itulah yang diredhoi allah dan itulah menjadi pemimpin kita ungkap Riduan.
Dalam arahannya pada acara pemilihan Pengulu Kute Natam yang berlangsung   Rabu (16/3)di Dusun Panglime Layang Kute Natam, Riduan juga menyampaikan, siapapun yang terpilih  berarti itulah yang diberi amanah, semoga dapat memberikan kinerja yang baik kepada masyarakat kute natam ini, sedangkan yang kalah bukan berarti itu hina, bukan berarti tidak paten dan itu juga merupakan yang terbaik bagi kita diberikan allah, dan terimalah dengan apa adanya jangan neko neko,dan ini sudah finish karena sudah ada pemimpin yang terpilih yang harus kita dukung bersama paparnya.
Di awal sambutannya Kabag Pemerintahan Drs.Muhammad Riduan juga menyampaikan Salam dari Bapak Wakil Bupati Aceh Tenggara H.Ali Basrah SPd MM kepada segenap Masyarakat Kute Natam karena tidak sempat hadir mengikuti acara pemilihan berhubung padatnya jadwal kedinasan,Salam tersebut langsung dijawab dengan wa alaikum Salam dan aplaus dari segenap warga masyarakat yang berhadir pada acara tersebut.
Fhoto : Camat Badar Syamsuar S.Sos M.Si
Sementara itu Camat Badar Syamsuar S Sos M Si dalam kata sambutannya mengajak semua masyarakat, untuk mendukung pelaksanaan pemilihan pengulu kute ini dengan cara hadir ketempat pemilihan,bagi yang sudah terdaptar agar dapat menentukan pilihannya kepada kandidat yang ia inginkan ungkap Camat Syamsuar.
Pada Kesempatan itu juga Syamsuar mengharapkan kepada seluruh pemilih, agar benar benar mempergunakan hak suaranya,jangan sia siakan kertas suara, kertas suara dinyatakan rusak apabila tidak di coblos sama sekali,kemudian apabila di coblos semua gambar maka inipun dinyatakan rusak,dan yang ketiga apabila kertas suara di sobek dan sobekkannya tidak ada lagi di kertas maka inipun dinyatakan tidak sah pungkas camat Badar.
Acara Pemilihan Pengulu Kute Natam yang dilaksanakan di Dusun Panglime Layang itu berlangsung aman tertib dan sukses,juga turut dihadiri Koramil Badar Kapten Inf Salman Masta,Kapolsek Badar IPTU Rajaman,Bustami Aceh Anggota DPRK Aceh Tenggara Dapil V,sejumlah Pengulu Kute dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Badar, dan ratusan masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung jalannnya pemilihan Pengulu Kute Natam  itu
Sayendra SE Kandidat nomor urut satu, akhirnya terpilih menjadi Pengulu Kute Natam Periode 2016-2022, setelah pada penghitungan suara berhasil memperoleh suara terbanyak yaitu 217, dari rivalnya Suburdin SP kandidat Nomor urut 2 yang hanya meraih 164 suara  (selisih 53 suara).
Berdasarkan Hasil akhir penghitungan suara yang di mulai sejak pukul 14.30 WIB itu, terdapat sebanyak 381 suara sah dan 1 suara tidak sah dari sebanyak 403 jumlah pemilih (DPT)maka dengan demikian terdapat 21 orang tidak hadir menggunakan hak suaranya pada pemilihan itu.(WS-02)
Fhoto : Sayendra SE (kiri-baju putih) akhirnya terpilih menjadi Pengulu Kute Natam Periode 2016-2022 setelah pada penghitungan suara berhasil memperoleh suara terbanyak 217 suara mengalahkan rivalnya Suburdin SP yang hanya meraih 164 suara - Armentoni Munthe
Reaksi:

0 komentar: