gbr

Jumat, 08 April 2016

On 16.01 by Aceh Tenggara   No comments
Bupati Aceh Tenggara Ir.H.Hasanuddin B MM sedang memberikan Cindera mata berupa sepasang pisau adat kepada Ketua DPR RI H. Ade Komarudin Selian MH pada  acara peusejuk, penabalan marga dan silaturrahmi bersama unsur Forkopimda, pimpinan/anggota DPRK dan SKPK di Pendopo Bupati Kamis(7/4).Armentoni Munthe

Kutacane, (Website Agara) Ketua DPR RI H. Ade Komarudin Selian, MH mengatakan, setelah mendapat marga selian berarti saya merupakan bahagian dari rakyat dan pemerintahan kabupaten Aceh Tenggara, saya harus lebih memberikan perioritas, sebagai rasa tanggung jawab moral saya, sering melakukan pertemuan dengan pak Bupati, pak Salim Fakhri anggota DPR RI dari komisi V asal Aceh Tenggara ini dan Pak Muhammad Nurlip selaku ketua DPD 1 Golkar Aceh.
Hal itu disampaikan Ade Komarudin Selian dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Aceh Tenggara pada acara peusejuk, penabalan marga dan silaturrahmi bersama Forkopimda, pimpinan /anggota DPRK dan SKPK Kamis(7/4) di Pendopo Bupati Aceh Tenggara.
Saya terkesan kepada dua hal yang tadi disampaikan Bupati, yang pertama masalah coklat dan jagung termasuk padi, nanti kita akan mengajak menteri pertanian terutama, jagung dan coklat yang sudah bagus selama ini, apabila disentuh sedikit lagi oleh pusat maka akan lebih bagus lagi sebut Ade Komarudin Selian.
Nanti akan saya sampaikan kepada menteri pertanian, agar  pertanian di Aceh Tenggara mendapat pembinaan khusus dari pusat sebut Komarudin lantang sembari mendapat aplaus dari segenap hadirin.
Sementara itu sebelumnya Bupati Aceh Tenggara Ir. H.Hasanudin B MM dalam kata sambutannya melaporkan, bahwa Aceh Tenggara yang dibentuk berdasarkan UU no 4 Tahun 1974 merupakan pemekaran dari Aceh Tengah, namun saat ini Aceh Tenggara juga sudah memekarkan adiknya yaitu Kabupaten Gayo Lues ungkap Bupati.
Kabupaten Aceh Tenggara memiliki luas wilayah 423 ribu Hektar, di bagi dalam 16 wilayah Kecamatan yang terdiri dari 386 desa, dengan jumlah penduduk 240 ribu jiwa yang juga di huni 11 ragam etnis suku bangsa,76 persen warga muslim dan 24 persen non muslim namun mereka dapat hidup berdampingan dengan damai jelas bupati Hasanuddin.
Masyarakat Kabupaten Aceh Tenggara 87 persen bermata pencaharian dari sektor pertanian dalam arti luas ada pertanian tanaman pangan seperti padi padian, jagung (holtikultura) kemudian ada tanaman perkebunan seperti coklat karet dan lain sebagainya, begitu juga petani yang bergerak di bidang peternakan dan perikanan darat papar bupati.
Dapat kami laporkan juga kata Bupati, bahwa komoditi export Aceh Tenggara adalah coklat, dengan luas lahan lebih dari 20 ribu hektar yang seluruhnya di kuasai oleh masyarakat, karena memang belum ada perkebunan milik swasta atau Negara, semua masih 100 persen milik masyarakat  tandas Bupati.
Produksi coklat kita lebih dari 14 ribu ton pertahun, begitu juga dengan jagung, luas lahan kita mencapai 325 ribu hektar dengan produksi hampir mencapai 240 ribu ton pertahun,begitu juga dengan padi Aceh Tenggara ini di katakan juga sebagai surplus tanaman padi atau surplus beras  sebut Hasanudin.
Kemudian kata Bupati, pada masa konflik dulu Kabupaten Aceh Tenggara  merupakan daerah basis NKRI, maka untuk kabupaten Aceh Tenggara sampai hari ini kami tetap setia, kami tetap bagaimana mewujudkan cita cita proklamasi, apa apa  amanah yang diberikan kepada kami, akan kami upayakan dengan sebaik baiknya untuk, kemakmuran masyarakat Kabupaten Aceh Tenggara pungkas Bupati Hasanudin B.
Acara Penyambutan Ketua DPR RI beserta seluruh rombongan di Pendopo oleh segenap unsur Forkopimda , Ketua DPRK/anggota dan SKPK berjalan dengan lancar dan sukses. Acara di mulai dengan Peusejuk oleh Ketua MAA Aceh Tenggara H. Imam Nawawi A. Mamas BA dan kemudian Pemberian Cindera mata berupa sepasang pisau meremu adat alas dari Bupati Aceh Tenggara H.Hasanudin B.MM kepada Ketua DPR RI H.Ade Komarudin Selian MH.
Dan sesuai rencana pada hari Jumat (8/4), Ketua DPR RI akan meresmikan Mesjid Agung At Taqwa Kutacane dan sekaligus menjadi Khatip Jumat perdana, di mesjid yang merupakan kebanggaan masyarakat Aceh Tenggara, yang mampu menampung jemaah 4 000 orang itu (WA-02).

Ketua DPR RI H. Ade Komarudin Selian MH saat menyampaikan sambutannya pada acara peusejuk, penabalan marga dan silaturrahmi bersama unsur Forkopimda,Pimpinan/Anggota DPRK dan SKPK di Pendopo Bupati Aceh Tenggara Kamis(7/4).Armentoni Munthe
 
Reaksi:

0 komentar: