gbr

Selasa, 05 April 2016

On 13.17 by Aceh Tenggara   No comments
Wabup Agara H.Ali Basrah SPd MM saat menyampaikan arahannya pada acara pembukaan sosialisasi dan pelatihan sensus kenderaan bermotor tahun 2016 di Kantor Diklat Agara Senin(4/4) - Armentoni Munthe
Badar(Website Agara)
Wakil Bupati Aceh Tenggara H.Ali Basrah S.Pd MM Mengatakan, Pendapatan  Negara, Pendapatan Daerah apakah Provinsi ataupun Kabupaten/Kota itu sebagian besarnya diharapkan dari pajak.
Kalau kita melihat struktur di APBN kita itu, anggaran pendapatan dan belanja negara itu di harapkan 70 % penerimaannya dari pendapatan dibidang Migas termasuk diantaranya pendapatan dari pajak kenderaan bermotor.
Pada saat membuka acara Sosialisasi dan Pelatihan Sensus Kenderaan Bermotor tahun 2016 di kantor Diklat Agara Senin(4/4) Wakil Bupati Ali basrah dalam sambutannya juga menyampaikan, saat ini kita melihat tidak lagi  seimbang antara jumlah kendaraan yang dimiliki masyarakat kita, baik itu kenderaan bermotor, roda empat, roda dua ataupun sejenisnya dengan sarana dan prasarana yang ada  ungkap Ali Basrah.
Dikatakan, dalam satu tahun berapa jumlah pertambahan kenderaan yang di miliki masyarakat kita, baik untuk kenderan roda dua maupun roda empat sementara fasilitas imprastruktur jalan yang kita miliki itu tidak berkembang, bahkan pasilitas imprastruktur jalan yang kita miliki itu sudah ada yang rusak, dan ada yang sudah tidak layak lagi untuk digunakan jelas Ali Basrah.
Pasal 1 penyebab itu, lanjut Ali Basrah, negara tidak berdaya, negara tidak mampu, karena pendapatan kita itu selalu devisit dan devisit dari pengguna kenderaan roda empat dan roda dua, “apa masalah besar, ya pajak kenderaan bermotor ini”, baik roda dua maupun roda empat masalah data basenya, data base yang di miliki oleh dinas pendapatan Aceh, banyak datanya tidak akurat oleh karenanya, dilakukanlah sensus pendataan jumlah kenderaan bermotor dalam  rangka memperbaiki data base.
Dinas pendapatan Aceh bekerjasama dengan pemerintahan kabupaten /kota, terutama juga bekerjasama dengan melibatkan pemerintahan desa Pengulu Kute (kepala Desa) dan Kepala Dusun ,karena mereka yang paling tahu siapa saja warganya yang memiliki kenderaan di rumahnya masing masing papar Ali Basrah.
Sehingga dengan adanya pendataan sensus kenderaan dengan akurat ini, pendapatan Aceh akan meningkat, untuk Aceh Tenggara ada 20 ribu kenderaan roda dua, berapa dari jumlah tersebut yang membayar pajak kenderaannya. Sarana dan prasarana jalan kita akan bagus dan mulus karena memang sangat di harapkan dari pengguna jalan tersebut tegas Wakil Bupati Ali basrah.
Sering petugas petugas melakukan razia bekerjasama  dengan kepolisian tujuannya untuk peningkatan PAD, makanya diharapkan kepada peserta pelatihan sensus agar benar benar serius dan bersungguh sungguh mengikuti kegiatan sosialisasi dan pelatihan sensus kenderan bermotor ini pungkas H.Ali Basrah S.Pd MM.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Sensus Kenderaan bermotor tahun 2016 Ahmad Pangeran Dalimunthe SE saat ditemui seusai acara pembukaan, kepada WS mengatakan, bahwa  peserta berjumlah sebanyak 160 orang terdiri dari 3 kecamatan, Badar, Bambel dan Kecamatan Babussalam ungkap Ahmad Pangeran yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi pengembangan dan pembinaan pendapatan asli Aceh itu.
Dikatakannya, acara pelatihan ini di gelar selama seminggu kedepan, karena juga di ikuti peserta dari kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara, dengan menampilkan narasumber dari Dinas Pendapatan Aceh karena kita 3 orang rombongan dari banda Aceh, dan juga Asisten I bagian  Pemerintahan Kabupaten Aceh Tenggara Drs.Ali Surahman sebut Ahmad pangeran mengakhiri.
Acara sosialisasi dan pelatihan ini turut di hadiri Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Aceh Tenggara Drs.Jamaludin M.Pd dan Kabid Diklat Drs.Anshor Tambunan M.Pd, Drs.Sahidal Kastri Asisten III, Muspika Kecamatan dari 3 kecamatan sebagai peserta, para Pengulu Kute dan seorang petugas dari desa di 3 kecamatan tadi serta sejumlah undangan lainnya (WS-02).
Reaksi:

0 komentar: