gbr

Kamis, 19 Mei 2016

On 17.43 by Aceh Tenggara in    No comments
Badar(Agara Website) Dalam rangka melakukan pencegahan dini terhadap penularan penyakit HIV-AIDS bagi anak anak remaja,saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara sedang melakukan sosialisasi Aku Bangga Aku Tahu (ABAT) tentang HIV-AIDS ke 8 sekolah di Kecamatan Badar,Darul Hasanah dan Ketambe.
 
Demikian hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara dr.Ramulia SPoG kepada WS melalui Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit(P2P) H.Darwinsyah SKep,di sela pelaksanaan sosialisasi ABAT HIV-AIDS di SMPN 2 Badar,Selasa(17/5).

Dikatakan, sosialisasi ini dilakukan berdasarkan Riskesdas tahun 2010 tentang HIV, bahwa diketahui kelompok usia remaja yang berada pada usia tingkat SMP,SMA dan perguruan tinggi, merupakan kelompok resiko, karena perubahan dan perkembangan perilaku pada diri mereka ungkap Darwinsyah.

Ditambah lagi bebasnya dan mudahnya mereka mendapatkan informasi melalui media sosial (internet),dimana yang seharusnya itu tidak bisa mereka  lihat, seperti video forno ataupun gambar sex sekalipun sebut Darwinsyah.

Sesuai dengan perkembangan zaman, hal yang sedemikian begitu mudah mereka  akses dan mereka lihat, yang pada gilirannya bisa memicu mereka untuk melakukan hubungan sex bebas,yang menyebabkan seseorang itu bisa terjangkit penyakit HIV bahkan AIDS yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya papar Darwinsyah.

Maka melalui program ini, termasuk pencegahan secara dini, kita masuk ke sekolah sekolah untuk melakukan sosialisasi tentang HIV-AIDS.Kita jelaskan kepada para siswa apa itu HIV dan apa itu penyakit AIDS dan bagaimana gejala dan sistim penularannya, termasuk masalah narkotika jelas Darwinsyah.

Siapa yang sangka kalau virus mematikan itu ternyata sudah ada dalam tubuh kita,padahal kelihatannya tidak ada yang berubah dari tubuh kita,sedangkan virus tersebut terus merusak sistim kekebalan tubuh  sampai munculnya gejala AIDS,hal ini bisa memakan waktu berbulan bulan,bertahun tahun bahkan samapi 10 tahun tandas Darwinsyah.

Jadi HIV adalah virus yang masuk kedalam tubuh yang menghancurkan system kekebalan tubuh,jika kondisi ini tidak ditangani secepatnya,maka dapat menjadi kondisi AIDS jelas Darwinsyah.

HIV menyebar pada cairan tubuh manusia dan hanya ada tiga cairan tubuh yang rawan membawa HIV yaitu darah,ASI dan cairan kelamin,sementara bagi pemakai narkoba jarum suntik sangat beresiko tertular HIV,akibat penggunaan jarum suntik yang berganti ganti dengan sesama pemakai lanjut Darwinsyah.

HIV merupakan virus yang menyebabkan penurunan kekebalan manusia,menyerang CD4 dalam sistim kekebalan tubuh,membuat orang rentan terhadap infeksi oleh berbagai penyakit,dan dapat di kendalikan dengan menggunakan anti virus.

Sementara AIDS,sindrom atau kumpulan gejala dan tanda penurunan kekebalan (manusia)yang didapat,jumlah CD4 sudah menurun sampai kurang dari 200 atau persentase CD4 dibawah 14 persen,suatu kondisi dimana sesorang menderita beberapa jenis infeksi,seperti TBC,diare,sarcoma Kaposi,AIDS merupakan stadium lanjut yang terjadi setelah 2 sampai 10 tahun terinfeksi HIV tutur Darwinsyah.

Berdasarkan data yang kami miliki, sejak tahun 2010 s/d 2016 ini sudah terdapat 26 kasus AIDS yang kita tangani di kabupaten Aceh Tenggara, sebagian besar dari mereka sudah meninggal dunia, dan ada beberapa yang masih bertahan hidup kata Darwinsyah.

Yang jelas lanjut Darwinsyah,kepada para siswa siswi kita jelaskan secara lengkap tentang HIV-AIDS,makanya di setiap sekolah yang kami datangi kami minta kepada kepala sekolahnya untuk mengumpulkan sebanyak 50 siswa yang diberikan pemahaman tentang HIV-AIDS,yang bisa menjadi duta di kemudian hari.

Kepada siswa akan kami tanggung snecknya,dan transport seorang guru bimpennya,karena inilah kemampuan anggaran kita,kemaren kita sudah lakukan sosialisasi di di SMPN 4 Badar dan SMA 1 Badar kemudian hari ini di SMPN 2 Badar ini jelas Darwinsyah yang didampingi dua orang rekannya,Kasi P2P Sukrimanto SKM dan Jhon Dedy Iskandar SKM pengelola program HIV-AIDS dari Dinas Kesehatan Aceh Tenggara.

Sementara itu Kepala Sekolah SMPN 2 Badar Ahmad Sadri S.Pd kepada media ini menuturkan,merasa senang dan berterima kasih kepada tim sosialisasi yang telah berkunjung ke sekolahnya,dimana para siswa sudah di berikan pemahaman tentang HIV-AIDS dan termasuk masalah Narkotika,semoga anak anak bisa memahami dan menjaga dirinya masing masing,mudah mudahan mereka bisa menjadi duta kesehatan di masa yang akan datang sebut Ahmad Sadri mengakhiri(WS-02).

Photo,Kabid P2P H.Darwinsyah(paling kanan  pakai kopiah)kemudian Ka SMPN 2 Badar Ahmad Sadri S.Pd,Kasi P2P Sukrimanto SKM dan Jhon Dedy Iskandar SKM pengelola program HIV-AIDS dinas kesehatan Agara pada saat acara sosialisasi.Photo Website Armentoni Munthe.
Reaksi:

0 komentar: