gbr

Kamis, 29 Desember 2016

On 01.26 by Aceh Tenggara in    No comments



Mbatu Mbulan : (WEB-AGARA) : Wakil Bupati Aceh Tenggara non aktif, H Ali Basrah mengajak ratusan warga Desa Mbatu Mbulan Baru, Kecamatan Babussalam, Kutacane guna mewujudkan damai pilkada 2017 mendatang.


Jangan mudah terpancing, apalagi terprovokasi akibat isu dan hasutan segelintir orang, sebagai masyarakat yang paham dan taat akan aturan harus bisa menahan diri serta mampu menunjukkan sikap empati serta menjauhi sikap dan tindak tanduk arogan di tengah-tengah masyarakat kita.


            Hal ini disampaikan H Ali Basrah, saat menggelar acara silah turahmi dan tatap muka dengan ratusan warga Desa Mbatu Mbulan Baru, Kutacane, pada Selasa malam (6/12), yang dihadiri tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Gusung Metali, Desa Mbatu Mbulan Baru.


            H Ali Basrah melanjutkan “ditengarai pilkada merupakan salah satu proses guna kita menentukan pemimpin Aceh Tenggara masa lima tahun ke depan guna melanjutkan program pembangunan, jadi sangat tidak perlu hal-hal berbau anarki dan upaya saling gontok-gontokkan dilakukan, bila perlu itu kita tinggalkan.


            Bahkan menurut Wakil Bupati Agara non aktif ini, upaya persuasif dan berbuat simpatik menjadi kata kunci guna kita merebut hati rakyat dalam perhelatan pilkada Agara 2017 mendatang ini, saya harap khususnya kepada masyarakat Mbatu Mbulan Baru tunjukkan bahwa kita adalah pemilih dan pendukung yang cerdas.


            Jelas sebagai pemilih dan pendukung yang cerdas yang identik sebagai masyarakat yang dinamis dan bermartabat sambung H Ali Basrah, cara-cara yang baik dalam konteks kita menunjukkan sikap dan euforia dukungan harus di ke depankan, dan harus kita mulai sejak dini, guna mewujudkan pilkada damai.


            Saya tidak mau masyarakat menjadi korban pada pilkada nanti, justru secara tulus saya menginginkan masyarakat sangat antusias dan bahagia serta dengan hati yang gembira secara suka rela datang ke TPS guna memilih, karena memang menganggap ada pemimpin yang layak untuk di pilih, sebut H Ali Basrah.


            Saya kira dalam memilih pemimpin, ada 2 faktor yang harus kita garis bawahi yang menandakan kita sebagai pemilih yang cerdas, kata H Ali Basrah, yang pertama lihat moral calon pemimpin tersebut, buat apa dia pintar tapi moral dan kelakuannya kerap tidak terpuji, lalu yang kedua lihat prestasi kerjanya ketika dia memimpin.


            Hal ini perlu saya utarakan, sebab jika kita salah memilih pemimpin, jelas kita akan merugi selama lima tahun ke depan, untuk itu, saya harap masyarakat agar benar-benar bisa menilai dengan baik, sebelum menjatuhkan pilihannya, tukas H Ali Basrah. 


            Sebelumnya, sambutan mewakili masyarakat Mbatu Mbulan Baru, Kutacane, yang secara gamblang disampaikan, Hanafi, menyebutkan bahwa sedikitnya dari 300 pemilih di Desa Mbatu Mbulan Baru ini, diyakini sebahagian besar masyarakat sudah mulai cerdas dalam memilih ketika pilkada mendatang.(Wa-03)

Teks Foto :
1.       Foto ketika Wabup Agara non aktif, H Ali Basrah, memberikan kata sambutan ada acara silah turahmi dan tatap muka dengan ratusan warga Desa Mbatu Mbulan Baru, Kutacane, foto dok by Riki Hamdani.
 

0 komentar: