gbr

Kamis, 29 Desember 2016

On 02.10 by Aceh Tenggara in    No comments
Babussalam, WEB-Agara : Dari 16 jumlah seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara, hingga hari ini, Kamis (21/12), sejauh ini sudah 8 Kecamatan warga kurang mampu (dhuafa) Aceh Tenggara yang terdaftar sebagai mustahak dari Zakat, Infaq dan Sadakah (ZIS) oleh Badan Baitul Mal Kutacane.

Demikian disampaikan Ketua Baitul Mal Aceh Tenggara, Musa As’ari, melalui Kepala Sekretariat Kantor Baitul Mal Kutacane, Rabumer, SE, kepada Web-Agara, Kamis (21/12), ketika ditemui usai acara penyaluran ZIS, di ruang kerjanya.


Menurutnya lagi, bahwa 8 Kecamatan itu antara lain, Kecamatan Ketambe, Kecamatan Darul Hasanah, Kecamatan Badar, dan Kecamatan Deleng Pokhisen , lalu Kecamatan Babussalam , Kecamatan Lawe Bulan, Kecamatan Lawe Alas, dan terakhir Kecamatan Tanoh Alas, yang mantabnya lagi, sambungnya ini kita lakukan dalam tempo dua hari jadwal penyaluran ZIS ini.


Diakuinya, ini kita lakukan sesuai dengan jadwal penyaluran yang ditetapkan oleh para pengurus dan amil zakat baitul mal Aceh Tenggara, belum lama ini, dicontohkannya “pada Hari pertama penyaluran dijadwalkan empat Kecamatan yakni Ketambe, Darul Hasanah, Badar, dan Deleng Pokhisen ribuan warga dhuafa uzur dan dhuafa konsumtif telah menerima haknya.

Selanjutnya pada hari ini, Kamis (21/12), empat Kecamatan lainnya yakni Kecamatan Babussalam, Lawe Bulan, Lawe Alas serta Tanoh Alas juga telah kita bagikan ZIS ke para ribuan kaum dhuafa lainnya, yang Alhamdulillah sejauh ini berjalan lancer tanpa ada kendala yang berarti.


Kendati, penyaluran tahun ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang dijadwalkan  empat Kecamatan setiap harinya, jelas membutuhkan perhatian yang begitu ekstra serta menguras tenaga para pengurus dan staf baitul mal Aceh Tenggara, terang Rabumer.


Namun demikian, kami harus siap karena memang hal ini sudah merupakan konsekuensi yang harus kami terima sebagai salah satu lembaga yang dipercaya oleh Pemkab Aceh Tenggara guna menyalurkan ZIS setiap tahunnya, pungkas Rabumer.


Praktis, tersisa 8 Kecamatan lainnya yang belum kita kunjungi, yang Insya Allah sebelum libur akhir tahun ini persisnya dalam dua hari ke depan akan kita tuntaskan semua jadwal penyaluran ZIS ini, yang ditambahkannya “ bahwa sumber ZIS ini tidak saja berasal dari pemotongan 2,5 Persen gaji para PNS Agara setiap bulannya, tapi juga ada yang berasal dari Zakat Mal warga Kutacane yang dengan kesadarannya sendiri datang dan menyetorkan zakat mal miliknya, rinci Rabumer.


Alhamdulillah, kata Rabumer, tahun 2016 ini, sedikitnya hampir Rp 5, 7 Milyar, ZIS yang mampu kita himpun, lumayan ada peningkatan sekitar Rp 700 juta, jika dibandingkan tahun 2015 lalu, praktis dengan meningkatnya himpunan ZIS koata Mustahak ZIS ini juga secara automatis bertambah.

Apalagi, tahun 2016 ini banyak kalangan warga mampu Aceh Tenggara non PNS yang sudah memiliki kesadaran sendiri guna menyetorkan zakat mal miliknya, dan diharapkan kesadaran ini terus berkembang ke warga mampu lainnya, timpal Alumnus Fakultas S1 Ekonomi ini.(WA-03)  
Reaksi:

0 komentar: