gbr

Senin, 23 Mei 2016

On 22.14 by Aceh Tenggara in    No comments
Darul Hasanah (Web Agara), Dalam rangka meningkatkan dakwah dan syi’ar islam,pada kegiatan pengembangan syari’at islam program keagamaan tahun 2016,serta meningkatkan pemahaman Syari’at Islam bagi masyarakat dalam kabupaten Aceh Tenggara.
 
Maka dinas syari’at islam kabupaten Aceh Tenggara, mengadakan kegiatan safari jum’at ke mesjid mesjid, yang melaksanakan shalat juma’at dalam kabupaten Aceh Tenggara.

Berdasarkan surat Kepala Dinas Syari’at Islam, nomor 451/224 Dakwah/2016 tanggal 18 mei 2016 tentang jadwal khatib jum’at, sejumlah Ust ataupun pencermah dibawah naungan dinas syariat islam, di sebar ke mesjid mesjid di wilayah kabupaten Aceh Tenggara.

Seperti misalnya, Armentoni wartawan WS Pemkab Aceh Tenggara yang ikut tergabung dalam Tim Safari Jum’at tersebut, mendapat giliran khatib jum’at(20/5) di Mesjid Babul Jannah Desa Darul Makmur Kecamatan Darul Hasanah.

Dalam khutbahnya Armen menyampaikan sebuah firman Allah SWT, Wama Khalaktul jinna wal insa illa liya’ budun, tidak kuciptakan jin dan manusia kecuali mengabdi kepadaku, ungkap armen mengutip firman Allah yang terdapat dalam surat Az zariyat ayat 56.

Jadi tidak ada alasan bagi kita selaku hamba, selain hanya patuh dan menyembah kepada Allah SWT.Dalam arti yang luas melaksanakan segala apa saja yang diperintahkan allah dan menghentikan segala apa saja yang dilarang oleh allah SWT.

Itulah alasan pertama mengapa Allah menciptakan makhluk, khususnya yang namanya jin ataupun manusia. Kemudian alasan yang kedua kenapa Allah menciptakan manusia, karena Allah itu ingin di ketahui siapa Dia sesungguhnya, sebagaimana yang tertera dalam sebuah Hadis Qudsi Kalallahu ta’ala, kuntu khajinatan khapiatam paahbabtu an u’rapa pakhalaktul khalka pata ‘araptu ilaihim pa ‘arapuni.

Allah mengatakan, aku adalah suatu perbendaharaan yang tersembunyi maka inginlah aku supaya diketahui siapa aku, maka aku jadikan makhluk ku, maka dengan Allah mereka  mengenal aku.

Kemudian lanjut Armen dalam khutbahnya, alasan Allah yang ketiga kenapa dia menciptakan makhluk khususnya manusia, sebagaimana fiman Allah dalam Alqu’an dalam surat Al Mulk ayat 2,Allaji khalakal mauta wal hayata liyabluakum ayyukum ahsanu amala,(Allah) yang menjadikan mati dan hidup, supaya dia menguji kamu siapa diantara  kamu yang lebih baik amalnya.

Kemudian khatib juga membacakan sebuah firman Allah yang termaktub dalam alqur’an surat at Tahrim ayat 6, Ya ayyuhal laji na amanu ku ampusakum wa ahlikum nara, wahai orang orang yang beriman,peliharalah dirimu,keluargamu dari siksa api neraka.

Bagaimana mana kita bisa menyelamat orang lain, bagaimana kita bisa membonceng orang lain sementara kita sendiripun belum melakukan hal, amal ibadah yang bisa menyelamatkan kita nanti tutur armen kepada segenap jemaah.

Sebagaimana yang sedang dicanangkan pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui Dinas Syari’at Islam agar Syariat Islam itu bisa tegak di bumi Aceh Tenggara ini, kepada segenap jemaah khususnya  perangkat perangkat keagamaan di desa kita  ini, teruslah berjuang teruslah menyeru ummat, agar mereka mau dan yakin menjalankan ibadah sebagaimana yang di syari’atkan kepada kita dan tetap berdasarkan firman allah dan hadis Rasulullah SAW.

Kalau perangkat perangkat ke agamaan kita sudah berbuat dengan bersungguh sungguh niscaya agama islam  bisa tegak dan jaya secara kaffah, sebagaimana firman Allah SWT dalam alquran surat Albaqarah ayat 208,wahai orang orang yang beriman masuklah kamu kedalam islam secara kaffah (keselurhannya),dan janganlah kamu turut langkah langkan setan,sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu.

Di penghujung khutbahnya, armen juga mengajak segenap jemaah  juga khusus kepada perangkat desa dan perangkat keagaaman, agar senantiasa mengaktifkan dan menghidupkan pengajian kute,wirid yasin kaum ibu dan bapak bapak,remaja dan pengajian anak anak.

Dan sampaikan kepada isteri kita masing masing,anak anak perempuan kita,seluruh kaum wanita di kampung ini, bila keluar rumah agar menggunakan jilbab yang bisa menutupi seluruh badannya,sampaikan kepada keluarga kita saudara kita,agar mereka menggunakan pakaian sebagaimana pakaian wanita muslimah yang sebenar dan sesuai dengan tuntunan syar’I,dan jangan lagi pernah menggunakan pakaian yang  ketat,meskipun pakai jilbab tapi belum sempurna,apalagi jilbab yang dipakai itu belum menutupi seluruh badan tegas khatib.

Berkenaan dengan ini juga pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui dinas Syari’at Islam Kabupaten Aceh Tenggara, menyampaikan himbauan di awal bulan April yang lalu kepada Camat, Imum Mukkim, Pengulu Kute yang muslim agar tetap menghidupkan kegiatan keagamaan, agar agama islam bisa tegak secara kaffah di bumi Aceh Tenggara ini pungkas Armen diakhir khutbahnya, sembari menyampaikan salam  Bapak Bupati dan Wakil Bupati tentang Syari’at islam secara umum kepada jemaah(WS-02)
Reaksi:

0 komentar: